Selasa, 08 Desember 2009

Ulangan Hari Kedua

Eh tau nggak masa pas tadi ulangan matematika gw kagak biasanya gitu, rasanya biasa aja nggak kayak biasanya pusing kayak lagi gempa wahaha ngaco!, terus pas gw masuk pertama kan bel masuk tuh... read more...

Jumat, 09 Oktober 2009

Kohesi


Kohesi adalah gaya tarik menarik antara molekul yang sama. Salah satu aspek yang mempengaruhi Kohesi adalah kerapatan dan jarak antar molekul suatu benda. Kohesi berbanding lurus dengan kerapatan suatu benda, bila kerapatan semakin besar maka kohesi yang didapatkan akan semakin besar.Dalam ini, benda yang memiliki kohesi paling besar adalah benda yang berbentuk Padat, lebih lemah bentuk Cair, dan Gas yang memiliki Kohesi paling lemah. Adhesi dan Kohesi mempengaruhi bentuk permukaan Cairan atau yang disebut dengan Meniskus dalam suatu wadah. Jika Cairan tersebut memiliki lebih besar Adhesi dari pada Kohesi, maka Meniskus yang akan didapatkan adalah meniskus Cekung

Kamis, 03 September 2009

Salah Satu Tentang Asia Tenggara


Tentang Asia Tenggara
Secara geografis Indonesia terletak di kawasan Asia Tenggara, Adapun negara-negara yang terletak di kawasan Asia Tenggara Antara lain:






________________________
Negara _____| Ibukota_______|

-Philipina ==> Manila
-Indonesia ==> Jakarta
-Singapura ==> Singapura
-Malaysia ==> Kuala Lumpur
-Thailand ==> Bangkok
-Myanmar ==> Nay Pyi Taw
-Laos ==> Vientiane
-Kamboja ==> Phnm Penh
-Vietnam ==> Hanoi

Negara-negara yang berada di Asia Tenggara Membentuk Organisasi yang bernama "Associaton of Southeast Asian Nation" yang disingkat "ASEAN", yang bertujuan untuk meningkatkan kerja sama diBidang Ekonomi, Politik, Sosial, & Budaya, serta menciptakan Ketertiban & Perdamaian di Asia Tenggara. Pemarakrsa berdirinya ASEAN adalah :

- Indonesia
- Malaysia
- Singapura
- Thailand
- Philipina

Latar belakang berdirinya ASEAN adalah persamaan Nasib dan Sejarah sebagai Negara-Negara yang pernah diJajajh oleh Bangsa Asing. ASEAN dibentuk berdasarkan Deklarasi Bangkok pada tanggal 8 Agustus 1967. Lima mentri luar negeri yang mendatangani deklarasi bangkok adalah :
__________________________
Negara____ | Menteri Luar Negeri |

Indonesia ==> Adam Malik
Malaysia ==> Tun Abdul Razak
Philipina ==> Narcisco Ramos
Singapura ==> S Rajaratman
Thailand ==> Thanat Khoman

Selasa, 23 Juni 2009

Mamot Purba Akan Segera Hidup Lagi




Menghidupkan kembali hewan yang sudah punah bukan lagi hanya kisah dalam kisah fiksi Jurrasic Park. Sebentar lagi bisa jadi kenyataan. Ilmuwan sudah sukses mengurai kode DNA mamot bebulu, dan dalam satu atau dua dekade lagi, mamot itu bisa “dihidupkan” kembali. Bukan hanya mamot berbulu, mahluk purba seperti mastodon juga bisa hadir lagi.




“Itu bisa terjadi, masalahnya adalah jika kita memang bisa melakukannya, apakah memang perlu dilakukan,” komentar Stephan Schuster, pakar biokimia dari Penn State University yang terlibat dalam riset tersebut.






Terkontaminasi



Studi terhadap mamot seharga satu juta dolar tersebut sydah menghasilkan draft pertama genom hewan itu, lengkap dengan detail yang lebih dari tiga triliun blok DNA. Hasilnya dipublikasikan di jurnal Nature. Studi ini memberi petunjuk bagi ilmuwan mengenai evolusi dan kepunahan.
Ukuran mamot berkisah 8-14 kaki, seukuran gajah masa kini, dan sudah punah sejak 10.000 tahun lalu. Untuk mengenali DNA-nya, mereka meneliri 20 gumpalan bulu mamot beku di Siberia. Di masa lalu mereka juga mempelajari DNA yang diekstrak dari tulang fosil, namun sudah banyak terkontaminasi bakteri, virus dan parasit selama ribuan tahun.

Jumat, 05 Juni 2009

Benua















Benua adalah daratan yang sangat luas. Pada awalnya bumi terdiri dari daratan yang sangat luas, Belum terbagi bagi dari pergeseran kerak bumi dataran tersebut di sebut Pangea, pada masa mesozoik, terbagi atas 2 bagian besar yaitu laurasia di belahan bumi utara dan gondwana di belahan bumi selatan

Senin, 25 Mei 2009

Monotrema (Ordo)




Monotrema adalah mammalia yang bertelur, bukannya beranak seperti marsupialia (Metatheria) dan mammalia berplasenta (Eutharia).Seperti mammalia lainnya, monotremata berdarah panas dengan kadar metabolik yang tinggi (walaupun tidak setinggi mammalia lainnya), tubuhnya berambut, memproduksi susu untuk menyusui anak mereka, memiliki tulang tunggal pada rahang bawahnya, dan memiliki tiga tulang telinga tengah.

Jumat, 08 Mei 2009

Non-Blok

Gerakan Non-Blok adalah suatu organisasi internasional yang terdiri dari lebih dari 100 negara-negara yang tidak menganggap dirinya beraliansi dengan atau terhadap kekuatan besar apapun. Tujuan dari organisasi ini, seperti yang tercantum dalam Deklarasi Havana tahun 1979, adalah untuk menjamin "kemerdekaan, kedaulatan, integritas teritorial, dan keamanan dari negara-negara nonblok" dalam perjuangan mereka menentang, kolonialisme, "Neo-kolonialisme,Apartheid,Zionisme,rasisme dan segala bentuk agresi militer, pendudukan, dominasi, interferensi atau hegemoni dan menentang segala bentuk blok politik. Mereka merepresentasikan 55 persen penduduk dunia dan hampir 2/3 keangotaan PBB. Negara-negara yang telah menyelenggarakan konferensi tingkat tinggi (KTT) Non-Blok termasuk Yugoslavia,Mesir, Zambia, Aljazair, Sri Lanka, Kuba, India, Zimbabwe, Indonesia, Kolombia, Afrika Selatan dan Malaysia.

Anggota-anggota penting di antaranya Yugoslavia, India, Mesir, Indonesia, Pakistan, Kuba, Kolombia, Venezuela, Afrika Selatan, Iran, Malaysia, dan untuk suatu masa, Republik Rakyat Cina. Meskipun organisasi ini dimaksudkan untuk menjadi aliansi yang dekat seperti NATO atau Pakta Warsawa, negara-negara anggotanya tidak pernah mempunyai kedekatan yang diinginkan dan banyak anggotanya yang akhirnya diajak beraliansi salah satu negara-negara adidaya tersebut. Misalnya, Kuba mempunyai hubungan yang dekat dengan Uni Soviet pada masa Perang Dingin. Atau India yang bersekutu dengan Uni Soviet untuk melawan Tiongkok selama beberapa tahun. Lebih buruk lagi, beberapa anggota bahkan terlibat konflik dengan anggota lainnya, seperti misalnya konflik antara India dengan Pakistan, Iran dengan Irak. Gerakan ini sempat terpecah pada saat Uni Soviet menginvasi Afghanistan pada tahun 1979. Ketika itu, seluruh sekutu Soviet mendukung invasi sementara anggota GNB, terutama negara dengan mayoritas muslim, tidak mungkin melakukan hal yang sama untuk Afghanistan akibat adanya perjanjian nonintervensi.

sumber :wikipedia